“Education is the most powerful weapon we can use to change the world” – Nelson Mandela. Guru berperan penting dalam memuridkan orang lain, termasuk dalam membantu anak didiknya menemukan talenta dan panggilannya. Karena setiap manusia diciptakan unik, kita tidak dapat menyamaratakan setiap orang dengan standar kita, melainkan mencari tahu bagaimana Tuhan ingin membentuk orang tersebut. (“Everybody is a genius. But if you judge a fish by its ability to climb a tree, it will live its whole life believing that it is stupid” – Albert Einstein)

Guru bukanlah sekedar sebuah pekerjaan, namun guru adalah sebuah identitas. Dimanapun kita berada, kita adalah seorang guru. Baik saat mengajar di sekolah, di rumah, bahkan saat kita sedang berada di luar.

Seorang guru akan dinilai dengan lebih ketat (menurut ukuran yang lebih berat) dari segala aspek dalam kehidupannya. Sama seperti parenting, kita tidak dapat mengharapkan orang yang kita muridkan untuk mengikuti dan melakukan apa yang kita ajarkan tetapi tidak kita lakukan. Amanat agung yang diberikan Tuhan kepada kita semua juga adalah memuridkan, Itu berarti, semua orang adalah seorang guru saat mereka sedang memuridkan.